Jurusan Sepi Peminat 2026: Undip, UNS, Unsoed, Unnes

Jurusan Sepi Peminat 2026: Undip, UNS, Unsoed, Unnes

Jurusan Sepi Peminat 2026: Undip, UNS, Unsoed, Unnes – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menjadi perhatian calon mahasiswa. Setiap tahun, sejumlah jurusan di perguruan tinggi negeri populer mengalami tren sepi peminat. Pada 2026, beberapa jurusan di Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) termasuk kategori tersebut. Mengetahui informasi ini membantu calon mahasiswa membuat strategi pendaftaran lebih tepat.

Undip: Jurusan dengan Peminat Minim

Di Undip, jurusan situs depo 10 Ilmu Perpustakaan dan Teknik Perkapalan tercatat sebagai jurusan dengan peminat paling rendah. Data SNBP 2025 menunjukkan jumlah pendaftar kurang dari 50 orang per kuota di beberapa kampus cabang. Faktor utama sepi peminat adalah prospek karier yang dianggap terbatas dibanding jurusan populer seperti Kedokteran atau Teknik Informatika.

Calon mahasiswa disarankan menilai minat pribadi dan peluang kerja sebelum menghindari jurusan ini. Terkadang, jurusan sepi peminat menawarkan peluang beasiswa lebih besar dan persaingan masuk yang relatif ringan.

Baca Juga: SDN Gondangdia 03 PG: Info Lengkap & Fasilitas Terbaru

UNS: Jurusan Kurang Diminati

Di UNS, jurusan Matematika dan Statistika mengalami tren sepi peminat. Meskipun prospek pekerjaan tetap stabil, jurusan ini kerap di hindari karena di anggap sulit. Selain itu, mahasiswa cenderung memilih jurusan yang lebih aplikatif dan menawarkan karier instan di industri.

Namun, jurusan yang sepi peminat ini memungkinkan mahasiswa mendapatkan perhatian lebih dari dosen, serta kesempatan riset lebih intensif. Strategi ini sering di manfaatkan calon mahasiswa berprestasi yang ingin menonjol.

Unsoed: Jurusan yang Kurang Populer

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menampilkan jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra slot pakai pulsa Daerah serta Agribisnis sebagai jurusan minim peminat. Jurusan bahasa lokal memang penting untuk pelestarian budaya, tetapi sebagian besar siswa cenderung memilih jurusan berbasis teknologi atau ekonomi modern.

Sedangkan Agribisnis sepi peminat karena mahasiswa lebih tertarik jurusan Pertanian atau Teknologi Pangan yang di anggap lebih menjanjikan secara ekonomi. Bagi calon mahasiswa yang memilih jurusan ini, ada keuntungan tersendiri berupa beban kompetisi lebih rendah dan kesempatan mendapatkan fasilitas akademik lebih lengkap.

Unnes: Jurusan dengan Peminat Sedikit

Di Unnes, jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) dan Geografi termasuk kategori sepi peminat. Jurusan PLB memiliki prospek kerja spesifik, sehingga sebagian besar siswa menghindari karena merasa terbatas. Geografi juga kalah populer di banding jurusan sains terapan.

Meskipun demikian, jurusan ini memiliki keunggulan unik. Mahasiswa bisa fokus pada pengembangan kompetensi spesifik, mendapatkan mentoring intensif, dan memanfaatkan peluang karier di bidang yang lebih eksklusif.

Kesimpulan: Memanfaatkan Peluang di Jurusan Sepi Peminat

Mendaftar ke jurusan sepi peminat bukan berarti memilih jalan yang salah. Sebaliknya, jurusan-jurusan ini menawarkan persaingan lebih ringan, peluang beasiswa lebih tinggi, dan perhatian dosen lebih intensif. Calon mahasiswa SNBP 2026 sebaiknya mempertimbangkan minat, kemampuan, dan prospek karier sebelum menentukan pilihan.

Selain itu, tren peminat setiap tahun dapat berubah. Jurusan yang sepi peminat tahun 2026 bisa menjadi populer di tahun berikutnya jika prospek karier meningkat. Oleh karena itu, strategi pendaftaran yang cermat dan informasi terbaru menjadi kunci sukses masuk perguruan tinggi negeri.